Breaking News

Tips Mencegah Dan Mengatasi Bahaya Kebakaran

Senkomsidoarjo.org |Kebakaran adalah situasi dimana suatu
tempat/lahan/bangunan dilanda api serta hasilnya menimbulkan kerugian.

Sedangkan Kebakaran lahan dan hutan adalah keadaan dimana lahan dan
hutan dilanda api sehingga mengakibatkan kerusakan lahan dan hutan
serta hasil-hasilnya dan menimbulkan kerugian.

Petunjuk Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

Bagi Warga,Bila melihat Kebakaran Hutan dan Lahan,segera laporkan
kepada Ketua RT dan/atau Pemuka Masyarakat supaya mengusahakan
pemadaman api.Bila api terus menjalar,segera laporkan kepada Posko
Kebakaran terdekat.

Jatuhan PIROKLASTIK,yaitu material yang disemburkan ke udara oleh
suatu letusan gunung berapi kemudian jatuh kembali ke permukaan
bumi,material ringan seperti abu dapat tertiup angin sampai jauh
puluhan bahkan ribuan kilometer.

Jatuhan PIROKLASTIK dapat menimbulkan hujan abu,membahayakan penerbangan,
membahayakan saluran pernafasan dan merubuhkan bangunan.

Gas beracun,yaitu gas vulkanik yang dapat mematikan seketika apabila
terhirup ke dalam tubuh dalam konsentrasi di atas ambang batas.Gas
tersebut antara lain: CO2,SO2,Rn,H2S,HCI,HF,H2SO4.
Gas tersebut pada umumnya tidak berwarna dan tidak berbau.

Longsor GUNUNG BERAPI, longsoran pada tubuh gunung berapi yang terjadi
bukan/akibat gunung berapi,akibat lemahnya ikatan bebatuan pada tubuh
gunung berapi dan akibat dorongan energi letusan yang menyamping
Lahar LETUSAN,lahar letusan terjadi pada gunung berapi yang mempunyai
danau kawah,terjadi bersamaan saat letusan,air bercampur material
lepas gunung berapi mengalir dalam bentuk banjir lahar Lahar
HUJAN,lahar hujan terjadi akibat endapan material yang diletuskan
diangkut oleh hujan menyebkan banjir, lumpur,panas,atau dingin
Bagi Peladang Hindari sejauh mungkin praktek penyiapan lahan pertanian
dengan pembakaran, apabila pembakaran terpaksa harus
dilakukan,usahakan bergiliran (bukan pada waktu yang aama),dan harus
terus dipantau.
Bahan yang dibakar harus sekering mungkin dan minta pimpinan
masyarakat untuk mengatur giliran pembakaran tersebut.

Kebakaran di indonesia dibagi menjadi tiga kelas,yaitu :

Kelas A
Disebakan oleh :
Benda-benda padat,misalnya : kertas,kayu,plastik,keret,busa dan lain-lainnya

Media pemadaman :
Air,pasir,karung goni yang dibasahi,dan alat pemadam kebakaran (APAR)
atau racun api tepung kimia kering

Kelas B
Disebabkan oleh :
Cairan yang mudah terbakar, misalnya : bensin, solar, minyak tanah,
spirtus, alkohol dan lain-lainnya

Media pemadaman :
Pasir dan alat pemadam kebakaran (APAR) atau racun api tepung kimia kering.
Dilarang memakai air untuk jenis ini karean berat jenis air lebih
tinggi dari berat jenis bahan-bahan di atas.

Kelas C
Disebabkan oleh : Listrik
Media pemadaman :
Alat pemadam kebakaran (APAR) atau racun api tepung kimia kering.
Matikan dulu sumber listrik agar kita aman dalam memadamkan kebakaran.

Petunjuk pencegahan bahaya kebakaran :
PERHATIKAN INSTALASI LISTRIK
Periksa secara berkala instalasi listrik di rumah.
Apabila ada kabel rapuh,sambungan atau stop kontak yang aus atau tidak
rapat segera ganti dengan yang baru.

PERIKSA KONDISI DAPUR
Periksa kondisi tungku masak (baik kompor minyak maupun kompor
gas,selang,tabung dll).
Segera ganti apabila ada komponen yang rapuh atau bocor.
TEMPATKAN BAHAN-BAHAN YANG MUDAH TERBAKAR PADA RUANGAN KHUSUS
Bahan-bahan yang mudah terbakar tidak ditempatkan bercampur dengan
bahan yang dapat menimbulkan reaksi kebakaran.
HINDARI !!!

Penggunaan peralatan listrik melebihi beban kapasitas meter listrik

Pemasangan instalasi listrik dengan terlalu banyak sambungan (dengan
isolasi) di rumah.
Apabila terkena panas listrik mudah memuai dan mengelupas
Pada saat lampu padam,
jangan letakkan lilin dekat bahan yang mudah terbakar (kasur,
kain)
Sumber : Berbagai Sumber dan Senkom Rescue

Senkom Mitra Polri Sidoarjo | Informasi | Komunikasi | Kamtibmas | Rescue Designed by webseotrix Copyright © 2014

Gambar tema oleh Bim. Diberdayakan oleh Blogger.